Penyusunan Proposal

Penyusunan Proposal

Pembahasan tentang penyusunan proposal ini lebih ditekankan pada pemahaman dasar tentang cara menyusun suatu usulan kegiatan.

Pengertian proposal sendiri menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah rencana yang dituangkan dalam bentuk rancangan kerja (proyek itu belum disetujui oleh pemimpin proyek).

Ditinjau dari sistem pengadaannya, suatu dokumen proposal dapat diajukan berdasarkan:

Dokumen proposal yang disusun berdasarkan sistem tender/lelang yang diadakan oleh instansi/swasta/organisasi. Pada sistem ini masing-masing peserta lelang yang telah lolos fase kualifikasi akan diundang untuk memasukkan dokumen proposal (teknis dan biaya). Substansi proposal yang diajukan biasanya telah ditentukan berdasarkan kerangka acuan kerja yang telah ditentukan,sehingga dokumen proposal harus mengakomodasi kerangka acuan kerja tersebut;

  1. Dokumen proposal yang disusun berdasarkan inisiatif perorangan /masyarakat/ organisasi/kelompok yang melihat adanya peluang suatu usaha/kegiatan yang dapat dikembangkan di suatu daerah. Dokumen proposal ini selanjutnya ditawarkan kepada instansi/swasta yang diharapkan dapat menjadi penyandang dana dari kegiatan yang diusulkan tersebut.

Secara substansi suatu proposal biasanya terdiri dua macam, yaitu:

  1. Proposal Teknis, yaitu dokumen proposal yang berisikan uraian usulan kegiatan terkait dengan (i) Latar belakang yang juga mencakup tujuan, lingkup pekerjaan, lingkup area, hasil yang diharapkan/ouput, (i) pemahaman terhadap kegiatan yang akan dilaksanakan, (ii) pendekatan dan metodologi yang akan digunakan, (iii) susunan personil yang akan dilibatkan dan uraian tugasnya, (iv) rencana kerja, dan (v) jadwal kegiatan.
  2. Proposal Biaya / Rancangan Anggaran Biaya, yaitu dokumen proposal yang berisikan tentang uraian kebutuhan biaya yang akan dikeluarkan dalam pelaksanaan kegiatan sesuai dengan dokumen proposal teknis.

    Kedua jenis proposal tersebut di atas, dalam penyusunannya harus ada kesesuaian logis satu sama lain sehingga usulan kegiatan yang diajukan merupakan suatu kegiatan yang masuk akal untuk dilaksanakan. Mengacu pada substansinya, maka suatu proposal hendaknya disusun oleh pihak yang benar-benar menguasai substansi dan memahami lingkup pekerjaan yang akan dilakukan.

Salam Cetta...

 Aritikel-Artikel Terkait Lainnya

  1. Perbedaan Antara Rencana Kerja dan Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan Dalam Proposal Tender
  2. Cermati Kisi-Kisi Penilaian Evaluasi Tender Proyek
  3. Ikuti Aanwijzing, Cermati Berita Acaranya
  4. Sajikan Dokumen Proposal Sebaik Mungkin
  5. Jangan Sajikan Bubur Ayam Kalau yang Diminta Nasi Goreng
  6. Read This Document Carefully
  7. Proposal Teknis - Bagian 5
  8. Proposal Teknis - Bagian 4
  9. Proposal Teknis - Bagian 3
  10. Proposal Teknis - Bagian 2
  11. Proposal Teknis - Bagian 1
  12. Prinsip Dasar Penyusunan Proposal
  13. Artikel-Artikel Cetta Lainnya

PrintEmail