Perbedaan Antara Rencana Kerja dan Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan Dalam Proposal Tender

Dalam proses tender suatu proyek, salah satu dokumen yang wajib dipenuhi oleh perusahaan peserta tender adalah dokumen/proposal teknis yang di dalamnya minimal mencakup substansi, kompetensi teknis konsultan, pemahaman terhadap pekerjaan, pendekatan dan metodologi, komposisi personil , jadwal kerja dan penugasan personil.

Meskipun struktur penyusunan dokumen teknis tersebut di atas sudah ditentukan dalam dokumen pengadaan yang diberikan oleh pihak panitia tender kepada peserta, tapi masih sering terjadi perbedaan terkait rencana kerja dan jadwal pekerjaan. Ada yang berpendapat bahwa rencana kerja adalah jadwal pelaksanaan pekerjaan, dan sebagian lagi rencana kerja berbeda substansi dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan.

Jika ditinjau dari ketentuan dan penjelasan yang termuat dalam dokumen pengadaan, maka rencana kerja dan jadwal pelaksanaan kegiatan adalah dua hal yang berbeda, karena masing-masing memiliki bobot penilaian dalam kriteria evaluasi. Secara substansi, rencana kerja masuk dalam bab pendekatan dan metodologi, sedangkan jadwal pelaksanaan pekerjaan merupakan bab yang berdiri sendiri tapi harus memiliki korelasi dengan rencana kerja.

Secara garis besar perbedaan antara rencana kerja dan jadwal pelaksanaan pekerjaan adalah sebagai berikut:

Rencana Kerja (Work Plan)

Memuat tentang uraian perencanaan pelaksanaan pekerjaan secara rinci berdasarkan tahapan-tahapan pelaksanaan pekerjaan yang di dalamnya mencakup:

  • Periode durasi waktu pelaksanaan
  • Metode yang digunakan,
  • Indikator keberhasilan,
  • Keluaran yang dihasilkan , dan
  • Personil yang dilibatkan untuk masing-masing tahapan tersebut

Uraian rencana kerja tersebut di atas dapat disajikan dalam bentuk narasi deskriptif atau tabulasi, atau akan berkesan lebih komprehensif jika disajikan secara narasi deskriptif dan tabulasi.

Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan (Work Schedule)

Pada dasarnya merupakan pemetaan rencana kerja yang telah dibuat berdasarkan tahapan-tahapan kegiatan dan alokasi waktu pelaksanaan pekerjaan. Uraian dari jadwal pekerjaan ini disajikan dalam bentuk tabulasi.

Uraian perbedaan antara rencana kerja dan jadwal pelaksanaan pekerjaan seperti penjelasan di atas diharapkan dapat digunakan sebagai acuan dalam upaya meningkatkan kualitas substansi proposal teknis dalam proses tender suatu proyek.

Salam CETTA

Aritikel-Artikel Terkait Lainnya

  1. Cermati Kisi-Kisi Penilaian Evaluasi Tender Proyek
  2. Ikuti Aanwijzing, Cermati Berita Acaranya
  3. Sajikan Dokumen Proposal Sebaik Mungkin
  4. Jangan Sajikan Bubur Ayam Kalau yang Diminta Nasi Goreng
  5. Read This Document Carefully
  6. Proposal Teknis - Bagian 5
  7. Proposal Teknis - Bagian 4
  8. Proposal Teknis - Bagian 3
  9. Proposal Teknis - Bagian 2
  10. Proposal Teknis - Bagian 1
  11. Prinsip Dasar Penyusunan Proposal
  12. Penyusunan Proposal
  13. Artikel-Artikel Cetta Lainnya

PrintEmail