• Home
  • Artikel Cetta
  • Siapkan Plan A, Plan B, Plan C, Meskipun Akhirnya yang Digunakan Plan Z

Siapkan Plan A, Plan B, Plan C, Meskipun Akhirnya yang Digunakan Plan Z

Perencanaan Tender

Judul artikel ini merupakan ungkapan yang biasanya menjadi semacam anekdot bagi tim penyusun dokumen tender dalam melaksanakan tugasnya. Seperti diketahui yang menjadi faktor pembatas kegiatan penyusunan dokumen tender adalah batas waktu pemasukan dokumen tersebut. Secara normal, panitia lelang sebenarnya telah memberikan waktu yang relatif cukup untuk konsultan dalam menyiapkan dokumennya. Namun karena perusahaan konsultan adalah perusahaan yang menggantungkan bisnisnya pada kegiatan mencari proyek, maka pada waktu "musim" tender bagi konsultan menjadi saat yang "overload" karena pemasukan dokumen tender bisa terjadi secara marathon bahkan menumpuk pada hari yang sama.

Pada saat awal, biasanya strategi penyusunan dokumen tender direncanakan secara baik melalui rapat khusus tim penyusun. Strategi awal ini bisanya dikenal dengan istilah plan A, tetapi sejalan dengan berjalannya waktu serta adanya perubahan-perubahan yang terjadi yang tidak sesuai dengan rencana awal maka akan dibuatlah plan B bahkan plan C untuk mengantisipasi jika strategi awal (plan A) tidak berjalan. Dikarenakan semakin dekatnya batas pemasukkan dokumen dan kegiatan tender proyek yang lainnya yang harus dikerjakan secara paralel, maka plan C pun biasanya juga bisa berubah menjadi "plan-plan" berikutnya.

Memasuki saat "injury time" perubahan-perubahan strategi biasanya akan lebih intensif lagi sampai akhirnya akan "lahir" strategi terakhir yaitu plan Z sebagai "jurus pamungkas" yaitu yang penting dokumen tender tersebut bisa masuk ke panitia lelang daripada terlambat pemasukannya. Penggunaan plan Z ini lebih menitikberatkan pada kejar kuantitas daripada kejar kualitas dalam proses kejar tayang, atau secara sederhana dapat dibahasakan dengan istilah "yang penting masuk dulu, daripada terlambat dan gagal ikut lelang".

Salam Cetta...

Aritikel-Artikel Terkait Lainnya

  1. Perbedaan Antara Rencana Kerja dan Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan Dalam Proposal Tender
  2. Cermati Kisi-Kisi Penilaian Evaluasi Tender Proyek
  3. Ikuti Aanwijzing, Cermati Berita Acaranya
  4. Sajikan Dokumen Proposal Sebaik Mungkin
  5. Jangan Sajikan Bubur Ayam Kalau yang Diminta Nasi Goreng
  6. Read This Document Carefully
  7. Proposal Teknis - Bagian 5
  8. Proposal Teknis - Bagian 4
  9. Proposal Teknis - Bagian 3
  10. Proposal Teknis - Bagian 2
  11. Proposal Teknis - Bagian 1
  12. Prinsip Dasar Penyusunan Proposal
  13. Penyusunan Proposal
  14. Artikel-Artikel Cetta Lainnya

PrintEmail